Purnama Wijaya: Cangkrukan Budaya Padang Bulan, Ruang Ngudi Kawruh dan Pelestarian Budaya di UWKS

Surabaya, 30 Juni 2026 – Pusat Studi Kewijayakusumaan LPPM Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UWKS menyelenggarakan kegiatan Purnama Wijaya: Cangkrukan Budaya Padang Bulan di Pelataran Candi Penataran UWKS, Selasa (30/6/2026) malam.

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. Endang Retno Wedowati, MT Mengusung tema “Ngudi Kawruh Ilmu, Nggayuh Kamulyaning Jaman”, kegiatan ini menjadi wadah pertemuan akademisi, budayawan, mahasiswa, dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman budaya Jawa sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kearifan lokal dalam menghadapi perkembangan zaman.

Ketua Pusat Studi Kewijayakusumaan LPPM UWKS, Dr. Jarmani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Purnama Wijaya merupakan forum budaya yang dirancang sebagai ruang dialog dan pembelajaran bersama. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai Kewijayakusumaan diharapkan dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat akademik maupun masyarakat luas.

Acara menghadirkan narasumber spesial Dr. Probo Darono Yakti, Sekretaris Jenderal Dewan Kebudayaan Surabaya, yang membahas pentingnya pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan peradaban. Selain itu, hadir pula Ki Bagus Mpu Batu dari Yayasan Pasopati Cakra Nusantara yang memberikan perspektif mengenai kebijaksanaan budaya Nusantara dan relevansinya dalam kehidupan modern.

Tidak hanya berupa diskusi budaya, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni, mulai dari perform art, drama tari, hingga musik kontemporer yang menampilkan kreativitas generasi muda dalam mengembangkan ekspresi budaya tanpa meninggalkan akar tradisinya.

Suasana malam purnama yang menjadi latar kegiatan memberikan nuansa reflektif sekaligus simbolis. Dalam tradisi Jawa, purnama sering dimaknai sebagai momentum penerangan batin, pencarian ilmu, dan penguatan harmoni sosial. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Purnama Wijaya yang mengajak masyarakat untuk terus belajar, berdialog, dan menjaga keluhuran budaya bangsa.

Melalui kegiatan ini, UWKS menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan berbasis budaya, memperkuat karakter Kewijayakusumaan, serta membangun ruang kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat budaya. Purnama Wijaya diharapkan menjadi agenda budaya berkelanjutan yang mampu memperkaya khazanah kebudayaan di Surabaya dan Jawa Timur.

Ngudi kawruh ilmu, nggayuh kamulyaning jaman” menjadi pengingat bahwa kemajuan zaman harus senantiasa berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai identitas bangsa.

Reporter / Editor: Ketua Pusat Studi Kewijayakusumaan LPPM UWKS. FotoDokumentasi Tim LPPM UWKS 2026