📍 Jl. Dukuh Kupang XXV No.54, Surabaya
Logo LPPM UWKS
LPPM UWKS Lembaga Penelitian & Pengabdian
21 September 2026 • IN BERITA

Perwakilan LPPM UWKS Hadiri WCCO UNAIR 2026, Perkuat Hilirisasi Riset dan Kekayaan Intelektual

Perwakilan LPPM UWKS Hadiri WCCO UNAIR 2026, Perkuat Hilirisasi Riset dan Kekayaan Intelektual
Surabaya, 17 September 2026 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) berpartisipasi dalam kegiatan What’s Up Campus Calls Out (WCCO) Universitas Airlangga 2026 yang diselenggarakan di Airlangga Convention Center, Surabaya, pada Kamis, 17 September 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia tersebut mengusung tema “Masa Depan Indonesia: Dari Inovasi Menuju Kedaulatan.” WCCO menjadi forum strategis yang mempertemukan unsur pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dunia industri, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat ekosistem riset, inovasi, kekayaan intelektual, dan hilirisasi hasil penelitian.

Dalam kegiatan ini, LPPM UWKS diwakili oleh Dr. Nurul Hidayah, drh., M.Imun, selaku Ketua Pusat Unggulan IPTEK PT, serta Dr. drh. Rondius Solfaine, MP, selaku Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat. Keduanya ditugaskan secara resmi oleh LPPM UWKS untuk mengikuti rangkaian kegiatan WCCO di Airlangga Convention Center. Kehadiran perwakilan LPPM UWKS merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas jejaring kolaborasi, memperkuat budaya riset dan inovasi, serta mendorong pemanfaatan hasil penelitian agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

WCCO UNAIR 2026 menghadirkan sejumlah agenda penting, antara lain pembahasan mengenai komersialisasi paten, pendanaan riset, kepemilikan paten strategis, kebutuhan industri, akses pembiayaan bagi mahasiswa dan peneliti muda, serta penguatan pelindungan kekayaan intelektual. Perguruan tinggi didorong agar hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah atau kepemilikan sertifikat paten, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk inovatif yang aplikatif, bernilai guna, dan memiliki potensi ekonomi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan empat kontrak lisensi paten antara perguruan tinggi atau lembaga penelitian dan mitra industri, serta penyerahan enam sertifikat paten kepada sejumlah perguruan tinggi dan industri.

Salah satu capaian penting bagi UWKS dalam kegiatan ini adalah penyerahan sertifikat paten atas invensi berjudul “Tahapan Pengembangan Kit Diagnostik NA-LFA untuk Deteksi E. coli Penghasil ESBL.” Invensi tersebut dikembangkan oleh:
1. Dr. Freshinta Jellia Wibisono, drh., M.Vet.
2. Dr. Masfufatun, S.Si., M.Kes.
3. Dr. Sheila Marty Yanestria, drh., M.Vet.

Penyerahan sertifikat paten tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap kontribusi sivitas akademika UWKS dalam menghasilkan inovasi di bidang diagnostik yang berpotensi dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas. Partisipasi UWKS dalam forum strategis seperti WCCO menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri. Bagi LPPM UWKS, kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan pendampingan kepada dosen dan peneliti dalam proses pengembangan riset unggulan, pendaftaran dan pelindungan kekayaan intelektual, peningkatan kesiapan teknologi, serta hilirisasi dan komersialisasi hasil inovasi.

Melalui keikutsertaan dalam WCCO UNAIR 2026, LPPM UWKS menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi hasil penelitian menjadi inovasi yang aplikatif, adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, memiliki nilai tambah, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Dokumentasi Foto Kegiatan

Galeri visual kegiatan warta terkait.

3 Foto Kegiatan
IMG_1150
Foto #1

IMG_1150

Perbesar Foto
IMG_1152
Foto #2

IMG_1152

Perbesar Foto
IMG_1151
Foto #3

IMG_1151

Perbesar Foto
← Kembali ke Warta LPPM
Bagikan: